Beragam Genre Fiksi; Mana yang Harus Dipilih?

genre-fiksi

Karya fiksi merujuk pada kisah-kisah yang berasal dari imajinasi penulisnya, bukan murni berasal dari fakta, data atau true story. Dalam dunia literatur, karya fiksi bisa jadi merujuk pada versi panjang dari prosa  sastra, seperi cerita pendek (cerpen), novela, dan novel. Setiap karya fiksi masuk ke dalam sub-genre, yang masing-masing memiliki style, tone, elemen dan penceritaan sendiri.

Apa Itu Genre Fiksi?

Kata genre (dalam bahasa aslinya, Perancis, diucapkan; zhanrey) itu sendiri artinya adalah aliran atau kategori dalam sastra, musik dan seni. Setiap aliran/kategori memiliki bentuk, konten ciri khas sendiri-sendiri.

Secara khusus, genre fiksi adalah jenis cerita berdaya tarik populis yang lebih mainstream daripada fiksi sastra. Genre fiksi secara tradisional terdiri dari:

Misteri

Genre misteri memiliki pembukaan yang sangat menarik (biasanya pembunuhan), alur yang mondar-mandir secara menegangkan, dan diakhiri dengan kesimpulan memuaskan yang menjawab semua pertanyaan pembaca. Sub-genre misteri populer termasuk novel kriminal, misteri ilmiah, cerita detektif. Novel-novel misteri populer misalnya karya-karya Agatha Christie, P.D. James, dan S. Mara Gd.

Thriller

Genre thriller umumnya berkaitan erat dengan misteri, thriller, dan horor dengan tingkat ketegangan dan keterkejutan yang intens. David Baldacci dan Dan Brown mendominasi daftar buku thriller terlaris di dunia, sementara Stephen King menjadi raja dalam novel horor kontemporer. Saat ini, kategori tersebut berisi banyak sub-genre, seperti spionase, hukum, politik, kejahatan, psikologis, dan thriller teknologi.

Horor

Novel horor bertujuan untuk menakut-nakuti, mengejutkan, dan bahkan membuat jijik pembacanya. Umumnya berfokus pada tema kematian, setan, roh jahat, dan akhirat. Novel-novel dari genre ini memangsa ketakutan pembaca dengan makhluk-makhluk menakutkan seperti hantu, vampir, manusia serigala, penyihir, dan monster. Dalam fiksi horor, plot dan karakter menjadi alat yang digunakan untuk menimbulkan rasa takut.

Roman

Novel roman adalah sebuah karya fiksi prosa panjang bertema cinta. Novel roman berfokus pada pengembangan hubungan romantis antara dua orang, dan berisi alur emosional yang dibangun menuju kesimpulan yang optimis.

Fiksi Ilmiah

Genre fiksi ilmiah sering kali mengambil setting masa depan distopia pasca-apokaliptik. Novel jenis ini membayangkan dunia masa depan yang jauh berbeda dengan masa sekarang, atau dunia alam semesta alternatif. Buku fiksi ilmiah bisa jadi memiliki latar sejarah, tetapi sebagian besar ber-setting di masa depan dan berkaitan dengan akibat dari kemajuan teknologi dan ilmiah.

Fantasi

Kita semua pasti akrab dengan penulis-penulis sastra pembangunan dunia fantasi yang luar biasa — J.R.R. Tolkien, C.S. Lewis, J.K. Rowling, dan George R.R. Martin. Makhluk-mahkluk mitologi dan kerajaan bergaya abad pertengahan yang tersebar di seluruh negeri imajiner adalah elemen khas dari novel fantasi. Sub-genre fantasi termasuk urban fantasy, epic fantasy, dark fantasy, serta kisah-kisah pedang dan sihir.

Young Adult

Fiksi young adult (YA) ditujukan untuk pembaca usia 11 hingga 15 tahun, tetapi banyak juga orang dewasa yang membaca dalam genre novel  ini. Novel trilogi Hunger Games karya Suzanne Collins adalah contoh jelas dari fiksi YA yang juga banyak dibaca orang dewasa. Fiksi YA biasanya menggunakan bahasa yang lebih kekinian dan tema yang lebih intens.

Fiksi Sejarah

Novel sejarah biasanya menawarkan kisah-kisah masa lalu dari sudut pandang baru, membayangkan kehidupan batin karakter yang ditentukan oleh sebuah peristiwa sejarah pada periode waktu tertentu. Contoh novel fiksi sejarah antara lain Tertalogi Pulau Buru karya Pramoedya Ananta Toer dan Cantik Itu Luka karya Eka Kurniawan.

Realisme Magis

Realisme magis adalah genre sastra yang menggambarkan dunia nyata yang memiliki sihir atau fantasi. Dalam sebuah karya realisme magis, dunia masih berpijak pada dunia nyata, namun elemen fantastik dianggap normal pada dunia tersebut. Seperti dongeng, novel realisme magis, novel, dan cerita pendek mengaburkan batas antara fantasi dan kenyataan.

Fiksi Spekulatif

Fiksi spekulatif adalah supergenre yang menggabungkan sejumlah genre fiksi, mulai dari fiksi ilmiah, fantasi hingga distopia. Ceritanya terjadi di dunia yang berbeda dari dunia kita. Fiksi spekulatif tidak mengenal batas; tidak ada batasan untuk apa yang ada di luar dunia nyata.

Nah, dari genre fiksi populer yang telah dibahas di atas, manakah yang paling Anda ingin tulis? Baca materi-materi mengenai teknik dan langkah menulis fiksi populer dengan bergabung sebagai member di AkademiMenulis.id


Demikian artikel penting tentang belajar menulis untuk pemula. Kalau ingin secara lebih lengkap belajar menulis, langsung saja gabung di AkademiMenulis.id, ya. Banyak sekali materi fundamental yang sudah tersedia di member area yang bisa menjadi bekalmu sebagai penulis profesional.

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *