Enid Blyton: Penulis Produktif Buku Anak

enid blyton

Bernama lengkap Enid (Mary) Blyton. Lahir di London, di sebuah flat kecil di atas sebuah toko di Dulwich Timur, sebagai yang tertua dari tiga bersaudara.

Ayahnya, Thomas Carey Blyton, adalah seorang salesman dengan banyak bakat:

  • melukis dengan cat air;
  • menulis puisi;
  • bermain piano;
  • belajar bahasa-bahasa asing secara otodidak; dan
  • fotografer.

Theresa Mary Hamilton, ibu Enid, tidak memiliki minat yang sama dengan suaminya, dan dia tidak setuju jika Enid menekuni bukunya sepanjang waktu.

Ketika Thomas mulai menemukan tambatan cinta pada wanita lain, mereka pun kemudian berpisah. Theresa lalu membawa anak-anaknya: Enid, Hanly, dan Carey, ke Beckenham.

Thomas sendiri membuka bisnis pakaian yang sukses di kota London. Tetapi tetap secara rutin mengirim uang untuk mantan istri dan juga untuk anak-anaknya.

Enid yang sangat dekat dengan ayahnya merasa hancur karena perceraian kedua orang tuanya. Usianya baru 13 tahun ketika itu. Ia menjadi sangat sensitif. Ia juga merasa ayahnya telah berkhianat kepadanya karena meninggalkannya.

Walaupun mereka masih tetap berhubungan, akan tetapi keadaan terasa tidak sama lagi. Tak lagi kuat seperti dulu, ketika Enid dan ayahnya sama-sama melakukan hobi dan kesenangan bersama-sama.

Baca Juga: Ini Dia! Penerbit Buku Anak Terbaik di Indonesia!

Menariknya, sejak kecil, Enid disekolahkan dengan keyakinan keluarga bahwa kelak ia akan menjadi seorang musisi. Akan tetapi, Enid juga mulai menulis dan mengirimkan cerpen, puisi, dan artikelnya ke berbagai media cetak.

Meskipun kemudian, kegiatan menulisnya itu dianggap membuang waktu oleh keluarganya, tetapi Enid tetap jalan terus.

Karya-karyanya pun mulai menemukan titik terangnya.

  • Puisinya berjudul Have You muncul di majalah Nash’s tahun 1917.
  • Child Whispers, buku pertamanya yang berisi kumpulan puisi, terbit tahun 1922.
  • Real Fairies: Poems terbit pada tahun 1923.
  • Responsive Singing Games, terbit pada tahun 1923.
  • The Enid Blyton Book of Fairies, terbit pada tahun 1924.
  • Songs of Gladness, terbit pada tahun 1924.
  • The Zoo Book, terbit pada tahun 1924.

Enid mendapatkan pendidikan guru TK di Ipswich High School dan membuka sendiri sekolah untuk batita. Akan tetapi, akhirnya Enid justru terjun sepenuhnya dalam dunia tulis-menulis.

Beberapa perubahan dalam hidupnya ketika memang fokus dalam dunia penulisan adalah:

Pada tahun 1926, Enid menjadi editor di sebuah majalah yang baru terbit untuk anak-anak bernama Sunny Stories.

Kisah, naskah drama, dan lagu yang ditulisnya untuk Teacher’s World menjadi populer di kalangan guru, yang menjadikannya sebagai materi ajar.

Enid juga menyusun ensiklopedia anak-anak pada tahun 1930-an, ketika cerita-cerita bikiannya mulai diminati secara luas.

Enid menerbitkan novel petualangan anak-anak untuk pertama kalinya, yakni The Secret Island, pada tahun 1934. Kisah dengan alur yang cepat, dirajut dengan karakter-karakter umum, begitu digemari saat itu.

Dalam enam tahun berikutnya, Enid memulai hampir semua serinya. Beberapa yang populer adalah:

  • The Famous Five
  • The Secret Seven
  • The Adventure Series
  • The Mystery Series
  • The Barney’s Mystery

Pada masa inilah, kariernya sebagai penulis buku anak melejit, karena buku-bukunya segera menjadi kesukaan anak-anak di seluruh Inggris.

Dalam perang dunia II, ketika penerbitan terbatas, Enid berhasil membuat karya-karyanya tetap dicetak. Kali ini, ia beralih ke segmen pembaca remaja.

Tahun 1940, sebelas bukunya, termasuk:

  • Twenty-Minute Tales dan Tales of Betsy May, yang keduanya merupakan kumpulan cerpen.
  • The Children of CHerry Tree Farm dan The Secret of Spiggy Holes, yang sebelumnya pernah dimuat bersambung di Sunny Stories, serta sebuah buku cerita edisi tahunan untuk News Chronicle.
  • Three Boys and a Circus dan Children of Kidilin dengan nama pena Mary Pollock.

Sekarang ini, buku-bukunya terus dipajang di toko buku dan terjual laris, meskipun masuk kategori buku lawas. Kemampuan Enid untuk mendorong anak-anak membaca pun sudah diakui dunia. Anak-anak di Inggris, Amerika, juga Indonesia dan belahan bumi lainnya tumbuh bersama karyanya.

Michael Woods, seorang psikolog, menyatakan bahwa: menjadi anak, berpikir seperti anak, dan menulis seperti anak, merupakan rahasia Enid Blyton dalam memukau anak-anak di seluruh dunia dengan buku-bukunya.

Di samping itu, Enid tak pernah membuat penggemarnya menunggu lama. Karyanya muncul susul-menyusul. Total selama 40 tahun masa produktifnya, Enid telah menghasilkan:

  • 10.000 cerpen
  • lebih dari 700 buku (yang sekarang telah diterjemahkan ke dalam lebih dari 30 bahasa asing!)

Mengagumkan, bukan?


Demikian artikel penting tentang sosok inspiraif dalam dunia penulisan. Kalau ingin secara lebih lengkap belajar menulis, langsung saja gabung di AkademiMenulis.id, ya. Banyak sekali materi fundamental yang sudah tersedia di member area yang bisa menjadi bekalmu sebagai penulis profesional.

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *