Ide Menulis, Cari di Mana?

ide menulis dari mana

Memunculkan gagasan yang tepat dalam menulis selalu menjadi sebuah tantangan besar, terlepas dari seberapa berpengalamannya Anda sebagai penulis.

Baik bagi seorang penulis baru maupun bagi penulis berpengalaman yang sedang menyiapkan proyek penulisan berikutnya, menemukan inspirasi selalu menjadi langkah yang menantang.

Tidak hanya itu, berkomitmen pada upaya menghasilkan sebuah gagasan juga sama sulitnya seperti menulis buku itu sendiri.

ide-menulis

Saya sangat yakin bahwa gagasan penulisan terbaik seharusnya datang dari dalam diri. Banyak sekali cara untuk menemukan dan mengembangkan gagasan yang berpotensi dituliskan menjadi sebuah buku – bahkan bisa menjadi buku best seller.

Hanya saja, gagasan-gagasan ini seringnya hilang mendadak atau tidak muncul sama sekali pada waktu sangat dibutuhkan.

Sebagai penulis, saya berkali-kali melalui masa-masa pasang surut kreativitas. Akhirnya, untuk menyiasati kendala ‘tak punya ide’, saya membuat sebuah daftar cara-cara menemukan inspirasi dalam proses menulis saya sendiri.

Daftar ini saya kumpulkan dari setiap pengalaman baru, dari setiap riset mengenai topik-topik yang saya minati, serta dari kontemplasi pada pikiran dan impian-impian saya.

Daftar ini biasanya saya gunakan pada saat saya sedang kurang termotivasi, jadi mungkin bisa juga Anda gunakan ketika Anda sedang tak punya ide menulis.

Hal-Hal yang Paling Mengganggu

Ketika aplikasi WhatsApp sedang marak-maraknya, banyak orang saling mem-forward tulisan-tulisan bertema pengobatan tradisional, terutama dalam grup-grup percakapan. Ini lumayan menganggu saya waktu itu, sebab – seperti kebanyakan informasi yang beredar di WhatsApp – kebenaranya diragukan.

Saya bukan sok medis atau merasa sangat paham tentang tanaman-tanaman obat. Sebaliknya, saya sama sekali tidak punya pengetahuan mengenai tema tersebut.

Saya concern karena khawatir bagaimana jika saran-saran dalam informasi yang tidak sahih tersebut kemudian ada yang menjalankannya? Minum rebusan daun-daunan tertentu, padahal belum tentu memberi khasiat nyata, jangan-jangan malah membawa petaka.

Berdasarkan kepedulian itu, gagasan untuk menulis sebuah buku mengenai tanaman obat pun muncul. Saya lalu membaca puluhan buku, belasan jurnal kesehatan, mewawancara pakar pengobatan tradisional, dan akhirnya buku berjudul “Basmi Penyakit dengan TOGA (Tanaman Obat Keluarga)” rilis pada tahun 2016. Google search deh dengan kata kunci judul bukunya.

Nah, kira-kira hal-hal apa yang ada di sekitar dan terasa sangat menganggu?

Anda bisa menulis, misalnya, kesalahan-kesalahan yang cenderung dilakukan seorang pebisnis pemula. Anda pernah membuat kesalahan-kesalahan tersebut, dan ingin membantu orang lain menghindari kesalahan sama. Ide menulis ini bisa Anda eksekusi lewat tulisan mengenai cara-cara terbaik untuk memulai sebuah bisnis.

Intinya, pikirkan hal-hal apa yang mengganggu atau menjadi concern Anda selama ini. Ambil tema itu tulislah tanpa membatasi kreativitas Anda sendiri. Biarkan kata-katanya mengalir dan jangan menilai rendah ide Anda. Nanti setelah ide tertuang, Anda bisa menyusun ulang isinya. Entah itu karya fiksi atau nonfiksi, tuliskan ide-ide tersebut. Ketika telah terkumpul, Anda dapat dengan mudah mengubah tulisan-tulisan tersebut menjadi buku.

Hal Luar Biasa yang Pernah Dilakukan

Bayangkan kisah yang dapat Anda ceritakan jika melakukan hal luar biasa seperti yang dilakukan Ewan McGregor pada tahun 2004, yakni dengan bersepeda sejauh 32000 kilometer, melintasi 12 kabupaten, dan 19 zona waktu.

Ya memang sih, dia adalah selebritas yang sengaja mengambil cuti demi mengumpulkan uang untuk amal. Orang biasa seperti saya, siapa yang mau membayar untuk bepergian selama 115 hari?

Namun, bukan berarti tidak ada upaya luar biasa berskala kecil yang dapat kita lakukan, yang layak untuk ditulis. Misalnya, Anda bisa berbagi pengalaman saat membantu  sebuah komunitas sosial atau berbagi pelajaran hidup yang diperoleh saat memberikan edukasi kepada orang-orang di daerah terpencil. Berbagilah semua itu dengan para pembaca Anda.

menulis-blog

Satu Artikel di Blog Setiap Hari

Ini terutama berjalan sangat baik untuk tema-tema khusus. Berikan para follower setia Anda serangkaian postingan blog mengenai sesuatu yang Anda minati. Setelah memiliki banyak postingan yang berkualitas, Anda dapat mengemasnya menjadi sebuah buku.

Philip Sandifer melakukan hal ini. Dia adalah penggemar Doctor Who, sebuah acara sci-fi Inggris, dan menulis esai tentang setiap cerita Doctor Who di blognya. Ada lebih dari 800 cerita dalam 53 tahun acara tersebut. Philip Sandifer kemudian mengumpulkan postingan blognya menjadi serial buku.

Sebarkan Random Kindess

Kalau selama beberapa tahun terakhir Anda menghabiskan banyak waktu di Facebook atau YouTube, Anda pasti pernah melihat video viral orang-orang yang melakukan tindakan kebaikan secara acak (random kindness).

Mereka melakukannya untuk alasan yang baik, dan hasil dari berbagi cerita mengenai tindakan kebaikan yang acak ini bisa sangat menginspirasi sehingga orang lain di seluruh dunia terdorong untuk mengikutinya.

Kalau surat kabar biasanya dipenuhi dengan berita-berita buruk, kita bisa menunjukkan bahwa masih ada banyak orang baik di luar sana yang mau melakukan tindakan tanpa berpamrih.

Semakin kreatif Anda menerjemahkan ide menulis ini menjadi sebuah karya seni nyata, semakin baik.

Buat Perubahan, Lakukan Eksperimen

Saya cenderung melakukan rutinitas sama setiap hari, makanya saya bosan lalu menantang diri untuk membuat perubahan. Saya membuat perubahan drastis pada rutinitas saya dan kemudian mengamati bagaimana kehidupan sehari-hari saya berubah.

Tidur pada waktu yang berbeda, bermeditasi saat bangun, berpuasa selama enam belas jam sehari (intermitten fasting), berjalan kaki lebih sering, dan berolahraga tiga kali seminggu. Anda pun bisa menjadi subjek dokumenter diri sendiri, dan buku Anda bisa menjadi hasil eksperimennya.

Katakan saja, Anda adalah orang yang haus akan pengetahuan. Cobalah menghabiskan waktu selama satu bulan untuk bereksperimen dengan berbagai kursus keterampilan. Anda dapat mencoba kursus seperti memasak, keterampilan bisnis, menulis, menggambar, mendesain atau apa pun kursus favorit yang sudah lama ingin Anda ikuti.

Jika kursus offline tidak memungkinan, Anda bisa mengikuti kursus online. Setelah itu, tulis tentang bagaimana perasaan Anda setelah sebulan belajar keterampilan yang bervariasi.

Apakah Anda merasa telah belajar banyak atau hanya merasa sekadar mencicipi sesuatu yang baru?

Sebuah keterampilan baru bisa dituangkan dalam sebuah ide menulis dan suatu hari dapat diubah menjadi buku yang potensial dibaca.

Tidak tertarik dengan kursus keterampilan? Mungkin Anda bisa mencoba eksperimen ini; berhenti menggunakan media sosial lalu tulis dampaknya dalam hidup Anda.

Orang-orang sekarang menghabiskan rata-rata lebih dari 4-5 jam di ponsel mereka setiap hari. Sebagian besar waktu itu dihabiskan untuk memeriksa Facebook, Twitter, Instagram, Tiktok, dan platform media sosial lainnya.

Bagi banyak orang, media sosial adalah bagian penting dari kehidupan sehari-hari, jadi inilah hal pertama yang dilakukan di pagi hari dan hal terakhir yang dilakukan di malam hari.

Coba deh lepaskan diri Anda dari media sosial selama beberapa waktu dan kemudian tulis tentang bagaimana Anda berhasil survive tanpa media sosial.

Apakah Anda mengalami perasaan tertinggal (FOMO/Fear of Missing Out)? Apakah ketidakhadiran Anda di media sosial membuat orang lain khawatir? Dengan apa Anda mengisi waktu Anda tanpa media sosial?

Cerita Sebuah Kota

Apakah Anda tinggal di kota yang menarik dan sangat hidup? Banyak orang senang mendengar cerita tentang kehidupan di tempat-tempat yang menakjubkan. Ide menulis ini akan jauh lebih menarik jika Anda juga memiliki keterampilan menggunakan kamera.

Ada permintaan besar untuk buku-buku yang secara visual menampilkan fotografi perkotaan yang indah disertai dengan cerita yang menjelaskan kisah di balik gambar tersebut.

kisah-kota

Tulis Tentang Hobi

Baik hobi mendekorasi kue, ice skating, memancing, merajut maupun jenis-jenis hobi lainnya, Anda selalu bisa berbagi pengetahuan dengan orang lain yang memiliki minat sama.

Sebagai penulis, saya senang duduk selama berjam-jam dan menulis detail-detail lucu tentang hal-hal yang saya pelajari baru-baru ini. Seringkali kita bahkan dapat menjual buku-buku yang berhubungan dengan hobi kepada orang-orang yang sebelumnya tidak sering membaca.

Sebab, orang yang tidak suka membaca pun akan tetap memiliki keinginan untuk meningkatkan hobinya, terutama jika hobi tersebut dapat digunakan untuk menghasilkan uang.

Ambil Inspirasi dari Lagu dan Musisi Favorit

Anda dapat menulis tentang musisi favorit Anda dari sudut pandang penggemar. Tulis pengalaman ketika pergi ke salah satu konsernya, atau tulis tentang lagu-lagu yang mereka rilis beserta pesan-pesan di baliknya. Kalau mau lebih berat lagi, Anda bisa menuangkan ide menulis buku berdasarkan pengamatan tentang pengaruh musik terhadap politik di Indonesia.

Ada banyak band yang menjadi sangat berpengaruh dalam budaya kita, misalnya yang mengkampanyekan pesan-pesan perdamaian dan kesetaraan. Mengungkap korelasi antara perubahan sosial yang positif dalam periode waktu tertentu dengan musik-musik positif yang semakin populer tidak diragukan lagi akan meningkatkan jumlah pembaca.

Daftar ini sebetulnya masih sangat panjang, tapi semoga beberapa yang sudah saya tulis bisa menginspirasi. Sekarang, setelah Anda menemukan inspirasi untul mendapatkan ide menulis yang tepat, saya ingin menantang Anda untuk benar-benar mulai menulis buku itu. Hari ini.


Demikian artikel penting tentang belajar menulis untuk pemula. Kalau ingin secara lebih lengkap belajar menulis, langsung saja gabung di AkademiMenulis.id, ya. Banyak sekali materi fundamental yang sudah tersedia di member area yang bisa menjadi bekalmu sebagai penulis profesional.

Artikel yang Direkomendasikan

3 Komentar

  1. Terima kasih kak Astrid Savitri, atas informasinya 🙏

    1. Tetap semangat ya! Teruslah belajar!

    2. Sama-sama. Tetap semangat belajarnya ya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *