Travel Writer: Menulis & Bercerita Sambil Menjelajah Bumi

travel writer

Travel Writer – Banyak orang yang masih belum paham tentang profesi yang satu ini. Bahkan, untuk orang-orang yang sudah menekuni dunia penulisan. Padahal, profesi unik travel writer patut dijelajahi lebih jauh. Mengapa? Jelas, karena travel writer menggabungkan banyak sekali elemen untuk dalam pekerjaannya.

Ah, tak usah banyak pembukaan, kita langsung jelajahi pelan-pelan yuk tentang profesi unik dalam dunia penulisan yang satu ini.

Apa Itu Travel Writer?

Profesi travel writer sendiri menjadi booming karena faktor traveling-nya. Beberapa situs di luar negeri bahkan sudah melegalisir profesi ini sebagai the best job in the world.

Dalam terjemahan langsung, travel writer bisa diartikan jadi penulis perjalanan, penulis wisata atau jurnalis travel.

Lingkup Kerjanya Gimana Sih?

Lingkup kerja penulis perjalanan sendiri bisa dijabarkan menjadi bermacam-macam implementasi.

  • Ada seorang penulis perjalanan yang fokus menulis buku
  • Ada yang menulis untuk media masa (cetak dan online)
  • Ada juga yang menulis untuk keduanya atau sebagai blogger

Definisi Travel Writing

Situs Wikipedia menjelaskan bahwa travel writing bisa merupakan tulisan tentang suatu perjalanan nyata ataupun imajinasi.

Walaupun agak membingungkan juga sebenarnya, apa sih maksud dari ‘nyata dan imajinasi’. Mungkin saja, menulis tentang traveling harus menggunakan imajinasi yang kuat meski yang dituliskannya adalah sebuah perjalanan yang nyata.

Misalnya, ketika kamu menulis tentang keindahan bawah laut sebuah pantai di Bali. Kamu harus bisa menceritakan keindahan itu seperti apa, bukan hanya dengan kalimat datar: betapa indahnya alam bawah laut pantai ini. Tapi harus bisa membangkitkan imajinasi pembaca. Harus bisa menarasikan ‘indah’ itu seperti apa, bagaimana, dan mengapa bisa dikatakan ‘indah’. Jadi, setiap pembaca yang belum pernah ke sana, bakalan langsung pengen banget ke sana atau mencari informasi lebih tentang tempat tersebut.

Dengan kata lain, untuk sukses di profesi ini, kemampuan untuk menarasikan imajinasi mutlak diperlukan.

Meski begitu, menurut saya, bila dirangkum dengan sederhana, travel writing adalah sebuah dokumentasi perjalanan dalam bentuk tulisan. Ya … ini tentu karena saya mengacu pada kata travel dan writing.

Travel Writing Tak Lepas dari Fotografi

Yang perlu kamu ketahui juga, bahwa travel writing tak lepas dari yang namanya fotografi. Akan makin bagus ketika seorang travel writer juga memiliki kemampuan fotografi yang oke. Karena hal itu akan melengkapi narasinya, atau justru narasinya yang melengkapi foto-fotonya.

Intinya, dua hal itu adalah kesatuan yang tak bisa lepas dari seorang travel writer. Intinya, hal-hal yang melingkupi tentang destinasi tersebut. Tulisannya pun bisa disajikan dengan serius, jenaka, bahkan kontemplatif dan bermuatan kritik. Apa pun itu, adalah bagaimana mengembangkan tulisan menjadi sebuah karya yang ‘hidup’.

Tujuan Penulisan dari Travel Writing

Situs writersjournal.com menjelaskan bahwa travel writer mempunyai dua tujuan dasar, yaitu mengungkap dan mengemas fakta dengan artikel dan foto yang menarik. Selain itu, seorang travel writer harus bebas dari belenggu tulisan destinasi dan berburu foto lanskap.

Objek traveling adalah setiap hal yang ditemui selama melakukan perjalanan. Banyak hal seperti warga lokal, makanan, adat, kendaran umum atau suvenir bisa diangkat jadi liputan menarik. Lupakan untuk selalu bergantung pada foto pemandangan, meski memang diperlukan.


Oke, itu deh penjelasan singkat tentang profesi travel writer yang harus Sobat AkademiMenulis.id ketahui. Kita akan membahas lebih jauh tentang profesi ini di lain konten. Untuk belajar menulis, jangan lupa lansung saja gabung di tempat Kursus Menulis Online Terbaik di Indonesia yaitu Akademi Menulis Indonesia, ya.

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *